Sunday, July 01, 2012

Ouh! Sakit!

“Luka di muka karena tamparan, mungkin akan hilang dalam beberapa hari. Tetapi, luka di hati, kagak bisa di hilangin, orang yang telah kamu lukai hatinya akan merasakan luka itu selama-lamanya. Itu yang nyita amalanmu di akhirat nanti. Iya kalau amalanmu banyak? Kalau nggak?”

Gila nih kalimat, sebuah “warning” yang benar-benar menusuk tepat ke pikiran mereka-mereka yang telah melukai hati seseorang. Mau cewek atau cowok, kalau baca kalimat ini, stidaknya pasti akan berpikir, walaupun cuma secuil.
Artikelku kali ini, cuma pengen nanya doang kok sama mereka-mereka yang pernah nyakitin lukai hati seseorang, tentang perasaan mereka gitu. Nggak terkecuali aku, aku sendiri mah nggak tau aku pernah nyakitin atau nggak. -.-
Sebenarnya, artikel ini terinspirasi dari salah satu temanku yang habis patah hati, karena perasaan. Kasian deh, dan dia sekarang trauma mempercayai seseorang terutama laki-laki. Dia patah hati dua kali mamen. -.- cekit-cekit rasanya kayaknya tuh.
Nah itu, kasian, perempuan pasti jadi korban. Ya, Alhamdulillahsaya masih penganut ajaran pacaran setelah nikah. Terserahlah kalau harus di bilangin homo atau apa, ini jalan hidupku kawan and I do love my life :D