Saturday, March 17, 2012

KANGEN!

What I can doing? Aku kangen. Apa yang bisa menyembuhkan ini semua?
Kangen itu apa sih? Rasa kangen itu yang kayak mana? Ada bentuknya nggak? Tastenya? Ciri-cirinya bagaimana? Aku termasuk nggak ya?
Aku bingung mau menuliskan apa yang ada di artikel kali ini.
Aku hanya Kangen. Kangen layaknya manusia biasa. Sebuah kangen yang nggak bisa di definisikan dengan kata-kata dan yg tak dapat di gambarkan dengan analogika. Kangen itu ada tingkatannya nggak?
Andai ada, aku termasuk di kasta yang mana ya? Aku pernah dengar sih ada cuma kangen doang sama kangen berat? Yang kurasakan berat atau biasa ya? Hm, sedikit membuat diri ini berdiam diri untuk memikirkan itu. Nggak salah kan saya kangen? Saya spesies manusia juga kok. Kalau saya pernah berstatment “nggak pernah pacaran”, itu benar. Tapi, jangan

3x4 m (with edited)

Hm 3x4 m.
Kamar yang hanya berisi sebuah kipas angin kecil, meja belajar, tempat tidur, lemari…
Ya, itulah kamar yang telah kutinggali s’lama hampir 2 tahun di Samarinda.
Kamar yang terbuat dari kayu yang telah rapuh semuanya, di huni keluarga tikus di atas pelaponnya, gak ada apa-apanya isinya, gelap lagi kamarnya, suramnya~

Dengar-dengar kamar itu bekas di tempati oleh seorang Pecandu Narkoba (Naudzubillah Min zallik --‘), dan Ternyata Benar! ku temukan 2 Suntikan kecil d bawah karpet kamar itu. OMG

Hidupku di kamar ini di mulai saat aku duduk di kelas 8 (kenaikan kelas 8).
Sebelumnya aku tinggal dgn sebuah Keluarga yang “wah”, tapi, karena merasa gak enak tinggal di tempat orang terus, yah terpaksalah untuk nge-kost. Itung-itung juga untuk cari pengalaman, biar entar ke depannya mudah.
Sebenarnya, Awalnya ragu untuk nge-kost. Tapi, it’s my choice :)

Calon kamar yang bakal menemani hidupku lagi di bersihin, sementara aku memindahkan semua barang-barangku dari tempat tinggalku yang dulu. Gak banyak sih yang di bawa, hanya sebuah lemari kecil dua pintu dan seekor sepeda hitam yang selama ini bersamaku.

Akhirnya Hari Pertamaku di Mulai!