What
I can doing? Aku kangen. Apa yang bisa menyembuhkan ini semua?
Kangen
itu apa sih? Rasa kangen itu yang kayak mana? Ada bentuknya nggak? Tastenya?
Ciri-cirinya bagaimana? Aku termasuk nggak ya?
Aku
bingung mau menuliskan apa yang ada di artikel kali ini.
Aku
hanya Kangen. Kangen layaknya manusia biasa. Sebuah kangen yang nggak bisa di
definisikan dengan kata-kata dan yg tak dapat di gambarkan dengan analogika.
Kangen itu ada tingkatannya nggak?
Andai
ada, aku termasuk di kasta yang mana ya? Aku pernah dengar sih ada cuma kangen
doang sama kangen berat? Yang kurasakan berat atau biasa ya? Hm, sedikit
membuat diri ini berdiam diri untuk memikirkan itu. Nggak salah kan saya
kangen? Saya spesies manusia juga kok. Kalau saya pernah berstatment “nggak
pernah pacaran”, itu benar. Tapi, jangan
anggap kangenku kali ini termasuk
dalam bagian “pacaran” itu, itu salah besar. Aku kangen sama orang yang bisa
menyegarkan pikiranku dan memperbarui semangatku.
Terlalu
lebay ah aku cerita kayak begini. Tapi, kangen itu nyesak juga deh. Coba deh,
orang mana yang nggak nyesak kalau lagi kangen? Kalau ada, itu mah Hati dengan
Lisannya nggak sejalan. Omong kosong aja ngaku kangen. Jadi karena faktor
itulah aku meluapkan kangenku ke tulisanku. Tapi, cara ini nggak berhasil!
Kangen kata orang obatnya Ketemu? Emang bener? Ada dalilnya? Haha. Kalau memang
bisa, ya saya juga sangat ingin seperti itu. Tapi, untuk saat ini menjadi hal
yang mustahil. Mungkin aku harus pindah ke dunia lain untuk mengobati kangenku.
Yups, aku harus kedunia maya untuk mengobatinya. Wk Kalau di tanya kenapa nggak
telepon atau sms? Jawabanku mungkin kayak tokoh “Kimmy” di iklan KartuAS, “aku
nggak punya pulsa~” dan mungkin hapenya dalam keadaan hibernate (tidur panjang).
Ah, yang penting kejujuran perasaann kangennya. Kalau benar kangen beda deh
sama yang hanya pura-pura kangen, percaya deh.
Aku
ini sebenarnya ngantuk. Habis melalui perjalanan panjang yang di tempuh dengan
sepeda motor selama hampir 2jam di siang hari yang terik. Tapi, kangenku ini
bisa melenyapkan semuanya. Apalagi saat sebuah sms bertamu membawa sedikit pencerahan
di saat aku merasakan kangen. Perasaan kangenku serasa melewati polisi tidur,
bergejolak. Haha Terus, Meluap-luap seperti ngerebus air tapi lupa di matikan.
hehey
Yasudahlah,
memang bukan harinya untuk mengobati. Masih ada besok inshAllah, jika aku masih
diberi kesempatan hidup. Telah kuniatkan malam ini untuk besok. Pasti ada
jalan! Aamiin. Hm, untuk para yang kangen kayak saya, semoga yang di kangenin
juga ngangenin, kasian ntar kamu kalau ternyata kangenmu hanya di angsulin
dengan sesuatu yang membuat kangenmu nggak berarti bagi dia. Kalau saya? Haha
Saya mah positive thingking ajalah atuh sama yang saya kangenin. Kalau kangen
saya benar, pasti yang di kangenin juga ngerasa pastinya. Nggak bakal mungkin
deh yang di kangenin ngecewain kalau kita memang sudah baik.
Saya
ini kayak orang pintar aja ya? Padahal saya ini bodoh. Tapi, bodoh dari arti
yang mana dulu? :D
Hu~h,
ngantuk. Kalau saya lanjutin, pasti alurnya berubah, kalau dalam Bahasa
Indonesia ada alur maju, campuran dan mundur, mungkin ntar jadinya alur mutar.
Mending disudahi saja ya? Kalau sabar ada batasnya, kangen juga mungkin. Nggak
bisa terus lama-lama kangen, pasti harus di obati. Kalau kangen itu hilang
sendiri gimana? Kalau hilang sendiri berarti nggak consist dong? Kan sesuatu
apapun pasti ada faktor “X”-nya?. Ah, sudah ah. Yang jelas, hari ini saya lagi
kangen banget deh, deh banget kangen, dan banget deh kangen sama orang. Haha
Saya memang terlalu jayus. Seseorang yang nggak ada lucunya dari sudut manapun.
:)
Cukup
di sini untuk malam ini deh. Dengan bermaksud sombong dan mempamerkan diri,
saya menulis artikel ini, Alhamdulillah tanpa melihat ke keyboard lepi saya.
Suatu prestasi yang baik buat saya? :p
Yasudah,
yasudah, adikku dah jauh mimpinya nah, envy saya, udah habis berapa episode
kali. Lah saya belum. Mau juga deh. Hahaha
Oyasuminasai
minna-san
Home
Sweet Home, Samboja (17/3)
Pukul
23.39 WITA, sesaat setelah pulsa Ummi habis. :p Im sorry mom.
No comments:
Post a Comment